
Trump: Iran akan serahkan uranium diperkaya ke AS

Moskow (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Iran siap mentransfer uranium yang diperkaya ke Amerika Serikat, The Washington Post melaporkan pada Kamis (16/4).
"Iran tidak memiliki senjata nuklir, dan mereka telah menyetujuinya," kata Trump.
"Iran telah menyetujuinya dengan sangat tegas. Mereka setuju menyerahkan debu nuklir yang berada jauh di bawah tanah, karena serangan yang kami lakukan dengan pesawat pengebom B-2."
Trump menggunakan istilah "debu nuklir" untuk merujuk pada uranium yang sangat diperkaya, menurut laporan tersebut.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 11 April, Iran dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan di Islamabad setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan.
Namun, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pada 12 April bahwa kedua pihak gagal mencapai kesepakatan dan delegasi AS kembali tanpa hasil.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Katriana
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
