Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Korsel sambut gencatan senjata Israel-Lebanon

Jumat, 17 April 2026 22:59 WIB
Image Print
Foto yang diambil pada 9 April 2026 menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Zrariyeh, Lebanon selatan. (ANTARA/Xinhua/Ali Hashisho.)

Moskow (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Jumat menyatakan menyambut baik perjanjian gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

"Kami menyambut baik pengumuman gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri seperti dikutip oleh kantor berita Yonhap.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa pemerintah Korea Selatan sangat menghargai upaya Trump dalam memfasilitasi gencatan senjata.

Otoritas Korsel juga menyerukan semua pihak yang terlibat konflik untuk mematuhi ketentuan perjanjian dan menghormati kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.

Mereka juga menyatakan harapan bahwa gencatan senjata saat ini akan menjadi pendorong tidak hanya bagi negosiasi AS-Iran, tetapi juga untuk memulihkan stabilitas di seluruh kawasan Timur Tengah dan memastikan navigasi bebas di Selat Hormuz.

Trump pada Kamis mengatakan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk melaksanakan gencatan senjata selama 10 hari yang dimulai pukul 21:00 waktu setempat dalam upaya mencapai perdamaian.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korsel sambut gencatan senjata Israel-Lebanon



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026