
Otoritas Malaysia akhiri peringatan tsunami di pesisir Sabah

Kuala Lumpur (ANTARA) - Departemen Meteorologi (MET) Malaysia mengakhiri peringatan atas potensi terjadinya tsunami di pesisir Sabah, Malaysia, pasca-gempa bumi kuat yang terjadi di Mindanao, Filipina, Senin.
"Peringatan tsunami yang dikeluarkan pada jam 8.36 pagi, 8 Jun 2026 adalah diakhiri pada jam 12.00 tengah hari, 8 Jun 2026," tulis pernyataan MET Malaysia di Kuala Lumpur, Senin siang.
MET Malaysia menyatakan pengumuman lain akan diberikan jika ada perkembangan lebih lanjut terkait terkait gempa bumi di Filipina.
Baca juga: Potensi tsunami, Malaysia imbau warga sabah tidak dekati wilayah pantai
Sebelumnya, MET Malaysia menerbitkan peringatan atas potensi terjadinya tsunami di wilayah pesisir Sabah, menyusul gempa bumi magnitudo 7,9 di Mindanao, Filipina.
Terpisah, perwakilan RI di Kinabalu juga menyatakan terus mengikuti pengumuman yang disampaikan oleh otoritas Malaysia terkait dampak gempa di Filipina terhadap potensi tsunami di Sabah.
Sabah merupakan wilayah Malaysia yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Utara, Indonesia.
Baca juga: PM Anwar prihatin gempa Filipina, nyatakan Malaysia siap beri bantuan
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,9 di Filipina picu peringatan tsunami di pesisir Sabah
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
