Astra Motor latih kewirausahaan TKI di Malaysia
Minggu, 3 Desember 2017 20:12 WIB
Senior Vice President Bank Mandiri, Wawan Setiawan saat memberikan sambutan (Foto ANTARA / Agus Setiawan) (1)
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - PT Astra Motor International berperan serta dalam pelatihan kewirausahaan Mandiri Sahabatku bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia yang diselenggarakan Bank Mandiri Group.
"Waktu kami datang ke Bank Mandiri ternyata ada program sangat menarik yakni CSR untuk TKI ini. Kemudian kami akan ikut ambil bagian selaku main dealer sepeda motor di Indonesia," ujar Group Customer Departement Head PT Astra Motor International, Gunawan Siswanto usai memberi pembekalan kepada TKI di Kuala Lumpur, Minggu.
Gunawan mengaku sangat terpanggil menyukseskan acara ini karena setelah dilihat bagus sekali karena sesuai dengan keinginan pemerintah agar TKI saat pulang bisa berbisnis.
"Makanya di sini kami hadir dalam pelatihan ini untuk memberikan pembekalan kepada mereka untuk menjadi pengusaha bengkel.Tadi kami mengajarkan bagaimana berbisnis bengkel dan kami yang membinanya," katanya.
Dia mengatakan bagi TKI yang ingin mendririkan usaha bengkel saat kembali ke Tanah Air dapat mendaftarkan diri melalui Bank Mandiri untuk kemudian diseleksi oleh PT Astra Motor.
"Kalau wilayahnya ada di wilayah kami terutama `field project` di Jawa Tengah nanti kami akan lihat lagi kalau lokasinya masih membutuhkan bengkel," katanya.
Senior Vice President Bank Mandiri, Wawan Setiawan mengatakan pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan Bank Mandiri sudah selesai selanjutnya untuk menjadi pengusaha diperlukan "coach" karena itu dibuat program menjadi majikan.
"Yang menjadi bapak asuh ini mesti pengusaha yang sukses, salah satunya kita menggunakan Johny Andrean, Astra Motor untuk perbengkelan, kemudian dengan Bapak Frangky Welirang PT Bogasari dan peserta-peserta yang sudah sukses," katanya.
Wawan mengatakan pihaknya mempunyai program Wirausaha Mandiri yang telah melahirkan banyak pengusaha sukses sehingga mereka dijadikan mentor.***3***
"Waktu kami datang ke Bank Mandiri ternyata ada program sangat menarik yakni CSR untuk TKI ini. Kemudian kami akan ikut ambil bagian selaku main dealer sepeda motor di Indonesia," ujar Group Customer Departement Head PT Astra Motor International, Gunawan Siswanto usai memberi pembekalan kepada TKI di Kuala Lumpur, Minggu.
Gunawan mengaku sangat terpanggil menyukseskan acara ini karena setelah dilihat bagus sekali karena sesuai dengan keinginan pemerintah agar TKI saat pulang bisa berbisnis.
"Makanya di sini kami hadir dalam pelatihan ini untuk memberikan pembekalan kepada mereka untuk menjadi pengusaha bengkel.Tadi kami mengajarkan bagaimana berbisnis bengkel dan kami yang membinanya," katanya.
Dia mengatakan bagi TKI yang ingin mendririkan usaha bengkel saat kembali ke Tanah Air dapat mendaftarkan diri melalui Bank Mandiri untuk kemudian diseleksi oleh PT Astra Motor.
"Kalau wilayahnya ada di wilayah kami terutama `field project` di Jawa Tengah nanti kami akan lihat lagi kalau lokasinya masih membutuhkan bengkel," katanya.
Senior Vice President Bank Mandiri, Wawan Setiawan mengatakan pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan Bank Mandiri sudah selesai selanjutnya untuk menjadi pengusaha diperlukan "coach" karena itu dibuat program menjadi majikan.
"Yang menjadi bapak asuh ini mesti pengusaha yang sukses, salah satunya kita menggunakan Johny Andrean, Astra Motor untuk perbengkelan, kemudian dengan Bapak Frangky Welirang PT Bogasari dan peserta-peserta yang sudah sukses," katanya.
Wawan mengatakan pihaknya mempunyai program Wirausaha Mandiri yang telah melahirkan banyak pengusaha sukses sehingga mereka dijadikan mentor.***3***
Pewarta : Agus Setiawan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri ESDM sebut Bank Mandiri jadi pengelola pungut salur iuran batu bara
15 August 2024 7:32 WIB, 2024
Presiden Jokowi titip dunia perbankan untuk kawal kebijakan hilirisasi
01 February 2023 11:55 WIB, 2023
Dubes Hermono: mengelola uang jadi persoalan pekerja migran Indonesia
30 November 2020 15:53 WIB, 2020