
Raja Malaysia temui Putin bawa misi peningkatan hubungan bilateral

Jakarta (ANTARA) - Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim bertolak ke Rusia, Senin, untuk memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin, sekaligus membawa misi peningkatan hubungan bilateral kedua negara.
Sebagaimana dilansir dari BERNAMA di Jakarta, Senin, Sultan Ibrahim akan berkunjung ke Malaysia, 5-10 Agustus 2025. Kunjungan ini merupakan kunjungan level tinggi pertama yang pernah dilakukan raja Malaysia.,sejak hubungan diplomatik Malaysia dan Rusia dikukuhkan April 1967.
Sultan Ibrahim dijadwalkan tiba di Rusia, Selasa (5/8) dan akan diterima secara kenegaraan oleh Presiden Putin di Kremlin, Moskow.
Di sela kunjungan ke Rusia, Sultan Ibrahim juga dijadwalkan bertandang ke Kazan, yanga merupakan kota terbesar kelima di Rusia, untuk membicarakan peluang kerja sama dalam sektor perdagangan, investasi, industri halal dan agrikultur.
Bagi Malaysia, Rusia merupakan mitra dagang terbesar kesembilan di antara negara-negara Eropa, dan ke-28 terbesar secara global, dengan nilai perdagangan sebanyak 2,48 miliar dolar AS pada 2024.
Sementara pada periode Januari–Juni 2025, volume perdagangan kedua negara tercatat 945,7 juta dolar AS.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
