Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Kepolisian Malaysia buka program adopsi anjing pelacak K9 purnatugas

Kamis, 4 September 2025 20:36 WIB
Image Print
Anjing pelacak anggota unit K9 bernama Goran, yang telah purnatugas, diserahkan untuk diadopsi anggota Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM), di Kedah, Malaysia, Kamis (4/9/2025). ANTARA/HO-Facebook Polis Kedah

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM), melalui Divisi D6, Departemen Investigasi Kriminal, untuk pertama kalinya membuka kesempatan anggotanya dan publik luas untuk mengadopsi anjing pelacak anggota unit K9 yang telah purnatugas.

Berdasarkan keterangan PDRM, yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis, pengadopsian itu dibuka melalui Program Adopsi Anjing Pelacak (K9), yang memungkinkan anjing pelacak yang telah purnatugas, setelah melalui saran dokter hewan, dapat diadopsi sebagai hewan peliharaan melalui proses penyaringan yang ketat.

Prioritas pengadopsian diberikan kepada pemilik asli, kemudian baru diberikan kesempatan kepada personel PDRM, dan selanjutnya masyarakat umum yang memenuhi persyaratan. Hal ini untuk memastikan kesejahteraan dan kesehatan hewan tersebut.

Sebagai pionir, seekor anjing pelacak K9 jenis German Shepherd berusia delapan tahun bernama Goran, diserahkan kepada Inspektur Lee Sheng Wey dari JSJ, Markas Besar Kontingen Kepolisian Perak.

Upacara serah terima perdana berlangsung di Seksi K9, Markas Kepolisian Daerah Kuala Muda, Kamis, dan disaksikan oleh Asisten Direktur Utama D6, JSJ Bukit Aman SAC Zuraimi Zam Zam, dan Kepala Polisi Daerah Kuala Muda ACP Hanyan Ramlan.

Selama enam tahun pengabdiannya, Goran si anjing pelacak K9 telah terlibat dalam lebih dari 300 operasi, termasuk membantu memecahkan kasus pembunuhan di Kuala Ketil, Kedah, Malaysia pada tahun 2024.

Program adopsi ini juga mendukung rencana penambahan 25 anjing pelacak baru setiap dua tahun untuk memperkuat pasukan K9 PDRM di seluruh negara bagian Malaysia.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026