AirAsia tutup rute Kuala Lumpur - Solo

id AirAsia

Ilustrasi - Rombongan penumpang AirAsia tiba di Bandara Senai (Foto ANTARA/Dewi Lestari) (1)

"Tetapi ini kan kajian bisnis mereka, jadi kami dari Asita tidak bisa masuk di dalamnya," katanya.

Solo, (AntaraKL) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) menyayangkan penutupan rute penerbangan Kuala Lumpur-Solo yang dilakukan oleh Maskapai Penerbangan asal Malaysia, Air Asia.

"Memang untuk dampaknya terhadap kami tidak terlalu signifikan karena kami masih tetap bisa jualan lewat Yogyakarta, tetapi bagi industri pariwisata di Soloraya ini cukup merugikan," kata Ketua Asita Surakarta Daryono di Solo, Senin.

Padahal, menurut dia, okupansi penerbangan rute tersebut cukup tinggi, yaitu di kisaran 70 persen.

"Tetapi ini kan kajian bisnis mereka, jadi kami dari Asita tidak bisa masuk di dalamnya," katanya.

Ke depan, pihaknya berharap rute tersebut kembali dibuka meski oleh maskapai penerbangan lain. Meski demikian, diharapkan jam penerbangannya direvisi, yaitu menjadi pagi hari.

"Kalau selama ini kan siang hari, ke depan harapannya bisa dilakukan pagi hari sehingga kami bisa membuka paket perjalanan yang sifatnya 'one day tour'," katanya.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Surakarta Iis Purwaningsih mengakui penutupan rute tersebut tidak terlalu memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan asing ke Kota Solo.

"Sejauh ini tidak memengaruhi karena biasanya perjalanan wisata ke Solo sudah 'include' dengan perjalanan wisata dari Yogyakarta. Jadi kebanyakan wisatawan masuk ke Solo melalui jalur darat," katanya.

Pihaknya mencatat jumlah wisatawan asing selama 2017 sebanyak 76.454 wisatawan.

Untuk tahun ini, ia berharap jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Solo bisa meningkat signifikan. 

Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar