Archex 2018 berlangsung di KBRI Kuala lumpur

id Festival Kopi dan Teh, KBRI Kuala Lumpur

Festival Kopi dan Teh (1)

Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Indonesia Archipelago Exhibition (ARCHEX) 2018 "Kopi Spesialti Indonesia dan Teh" berlangsung di KBRI Kuala Lumpur 15 - 16 Agustus 2018.

Acara yang dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Rusdi Kirana, Rabu, tersebut merupakan kerja sama KBRI Kuala Lumpur dengan Asosiasi Spesialti Kopi Indonesia (AKSI) dan pengusaha teh.

Turut hadir sejumlah perwakilan negara sahabat, Ketua AKSI, Safruddin dan Ketua Dewan Penasehat AKSI, Delima Hasri Darmawan.

"Kegiatan ini juga menjadi rangkaian dari kegiatan Resepsi Diplomatik untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada tanggal 17 Agustus 2018. AKSI dan pengusaha teh akan menyuguhkan berbagai jenis kopi dan teh premium kepada para tamu undangan," ujar Rusdi Kirana.

Pameran akan diadakan selama dua hari yaitu pada tanggal 15 - 16 Agustus 2018 bertempat di KBRI Kuala Lumpur diisi dengan kegiatan "coffee cupping", aksi barista, "latte art performance", coffee and tea talk / seminar serta coffee serving.

"Pameran ini juga akan dimanfaatkan sebagai sarana promosi profesi barista, Q grader dan coffee latte artist yang dikelola AKSI kepada para pemuda Malaysia yang memiliki minat mendalami profesi terkait pada lembaga pelatihan bersertifikat di Indonesia," katanya.

Selain itu, pameran ini juga dapat mempromosikan potensi tenaga kerja profesional di bidang industri kopi ke pelaku usaha terkait Malaysia.

"Kegiatan ini akan turut mengundang masyarakat umum, komunitas Mahasiswa Malaysia, pelaku industri kafe, restoran dan perhotelan," katanya.

Dia mengatakan Indonesia adalah penghasil kopi terbesar keempat dunia setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia, namun banyak yang tidak mengetahui bahwa Indonesia juga menghasilkan kopi premium (specialty coffee) yaitu kopi terbaik dengan aroma rasa yang khas.

"Kopi Indonesia yang saat ini masuk dalam catatan kopi premium dunia antara lain kopi Sidikalang, kopi Garundang, Kopi Gayo, (dari Sumatra), kopi Java Preanger, kopi Ijen (dari Jawa), Kopi Kintamani (Bali), Kopi Toraja, Kopi Kalosi (Sulawesi) dan Kopi Bajawa (Flores)," katanya.Budi Suyanto









 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar