Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

KBRI KL pulangkan 109 WNI dari depot tahanan Malaysia

Jumat, 6 Maret 2026 19:26 WIB
Image Print
Sejumlah warga negara Indonesia yang dipulangkan KBRI Kuala Lumpur dari beberapa depot tahanan imigresen (DTI) di Malaysia, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/HO-KBRI Kuala Lumpur)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur berhasil memulangkan sebanyak 109 pekerja migran Indonesia/warga negara Indonesia (PMI/WNI) dari sejumlah depot tahanan imigresen (DTI) di Malaysia.

KBRI KL dalam keterangan di Kuala Lumpur, Jumat, menyampaikan pemulangan dilakukan pada Kamis (5/3) melalui jalur udara dalam tiga kloter penerbangan, yakni satu penerbangan tujuan Jakarta yang mengangkut 46 WNI, dan dua penerbangan tujuan Medan dengan 63 WNI.

Program tersebut dikhususkan bagi WNI yang masuk kategori kelompok rentan yang telah lama berada di depot tahanan.

Seorang warga negara Indonesia bersama bayinya (kanan) yang dipulangkan KBRI Kuala Lumpur dari beberapa depot tahanan imigresen (DTI) di Malaysia, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/HO-KBRI Kuala Lumpur)

Di antara 109 WNI yang dipulangkan, terdapat empat bayi, dua wanita hamil, satu WNI yang mengalami gangguan kejiwaan, dan satu WNI yang mengalami keterbatasan fisik.

Setibanya di tanah air, para WNI ditampung di sejumlah tempat yang disediakan oleh pemerintah RI, sebelum kembali ke daerah asal masing-masing.

"Program pemulangan ini adalah program rutin KBRI Kuala Lumpur, dan merupakan yang kedua kali dilaksanakan di tahun ini. Sepanjang tahun 2026, KBRI Kuala Lumpur telah membantu pemulangan sebanyak total 176 WNI," ujar Sekretaris ketiga Fungsi Protokol Konsuler KBRI KL Garda Arian Perdana.

Seorang warga negara Indonesia memberikan susu kepada bayinya, saat proses pemulangan oleh KBRI Kuala Lumpur dari beberapa depot tahanan imigresen (DTI) di Malaysia, Kamis (5/3/2026). (ANTARA/HO-KBRI Kuala Lumpur)

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KBRI KL pulangkan 109 WNI dari depot tahanan Malaysia



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026