NU Malaysia peringati Hari Santri dan Sumpah Pemuda

id PCINU Malaysia,NU Malaysia

Presiden PNUKS Ustadz Ahmad Mu`idi Rofi`i anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur Yudi Martha Nugraha dan Ketua Tanfidziyah PCI NU Malaysia Ihyaul Lazib, (Foto : Istimewa)

"Momentum Hari Santri ini bertepatan dengan acara peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018," katanya.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Malaysia menyelenggarakan Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda di Kantor NU Malaysia, Surau Wisma Hoc Ann, Chow Kit, Kuala Lumpur, Minggu.

Acara diisi dengan pembacaan Sholawat Nabi, bacaan istighosah, mengaji Kitab Adabul Alim wal Muta`allim, pembacaan puisi dan pembacaan barjanji.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCI NU Malaysia Ihyaul Lazib, Ketua Dewan Suriyah PCI NU Ustadz Liling Sibromilisi dan Presiden PNUKS Ustadz Ahmad Mu`idi Rofi`i dan anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur Yudi Martha Nugraha.

Dalam sambutannya Ihyaul Lazib mengharapkan pentingnya akhlak bagi anak-anak supaya bisa membawa kebaikan untuk umat penerus bangsa.

"Momentum Hari Santri ini bertepatan dengan acara peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018," katanya.

Anggota PPLN Kuala Lumpur, Yudhi Martha Nugraha dalam pesannya mengatakan semua komunitas ormas di Kuala Lumpur wajib hukum terdaftar sebagai pemilih agar Pemilu 2019 bisa menciptakan konsep pemilih berdaulat negara kuat,

Pada kesempatan tersebut Ketua PCI NU juga berpesan agar proses Pemilu 2019 di Kuala Lumpur dapat tercipta dalam keadaan yang damai dan penuh kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Sejumlah anggota NU Malaysia juga ada yang menghadiri Peringatan Hari Santri di Gelanggang Olah Raga (GOR) Delta Sidoarjo.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar