Pengurus PPI IIUM dilantik

id PPI IIUM

Achmad Rachibunni'am

Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Pengurus Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia IIUM periode 2018-2019 dilantik di ruang teater kuliah, gedung kuliah ekonomi IIUM (12/11).

Pelantikan dihadiri oleh anggota, pengurus, demisioner, dan penasihat berjumlah sekitar 90 orang.

Dalam pengantarnya, penasihat Erry Yulian Triblas Adesta mengatakan PPI IIUM kedepan harus bisa menjadi "think tank" dalam rangka memperbaiki keadaan bangsa menuju lebih baik. 

Ia juga menjelaskan langkah dalam menjalankan organisasi yang baik dengan membuat milestone atau rancangan jangka pendek dan panjang, kecil dan besar.

Ia juga mengingatkan kepada hadirin agar tidak berfokus pada prediksi bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2030, melainkan pada hal-hal yang utama agar Indonesia dapat maju. 

Ia mengibaratkan pergi ke supermarket membeli korek api, ingin hadiah BMW. 

"Ini keliru berfikir sama sekali. Bonusnya is given, yang bisa menjadi sesuatu yang membanggakan, your effort (usaha / kerja), jangan dibalik," katanya.

PPI IIUM periode 2018-2019 berjumlah 60 pengurus yang terbagi dalam badan pimpinan harian dan tujuh divisi lain Pendidikan dan Dakwah, Dana dan Usaha, Penelitian dan Pengembangan Organisasi, Kesejahteraan Masyarakat, Seni, Budaya dan Olahraga, Media dan Informasi, serta satu divisi baru Kajian Strategis.

Ditanya tentang agenda strategis dalam satu tahun kedepan, Ketua PPI IIUM Achmad Rachibunni'am mengatakan akan mengembangkan yang sudah punya.

"Kita akan mengembangkan apa yang sudah kita punya, kita perbaiki. Kita tekankan tentang dakwah dan intelektual," katanya. 

Dia juga menyatakan tidak akan meninggalkan kegiatan yang berbau budaya yang sudah ada sebelumnya. 
Langkah pertama yang akan dilakukan adalah melaksanakan program kerja kajian strategis dalam semester ini.
 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar