Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Media: Iran terkendala buka Selat Hormuz akibat ranjau yang hilang

Sabtu, 11 April 2026 11:17 WIB
Image Print
Kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran dengan syarat selat tersebut dibuka kembali, terlihat di Oman pada 8 April 2026. setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran. ANTARA/Shady Alassar/Anadolu/pri.

Istanbul (ANTARA) - Iran belum mampu membuka kembali sepenuhnya Selat Hormuz yang strategis karena tidak dapat menemukan semua ranjau laut yang telah dipasang dan tidak memiliki kemampuan untuk menyingkirkannya, menurut laporan New York Times yang diterbitkan Jumat (10/4).

Mengutip pejabat AS, laporan tersebut mengatakan bahwa situasi tersebut telah membatasi kemampuan Iran untuk mengizinkan lebih banyak lalu lintas kapal melalui jalur air tersebut, meskipun ada seruan dari pemerintah AS untuk memastikan jalur aman.

Iran memasang ranjau tersebut bulan lalu menggunakan kapal-kapal kecil setelah pecahnya perang yang melibatkan AS dan Israel, secara signifikan mengurangi lalu lintas kapal tanker dan berkontribusi pada kenaikan harga energi global.

Meski Teheran telah menjaga agar koridor sempit itu tetap terbuka untuk kapal-kapal yang bersedia membayar tol, pejabat AS mengatakan rute aman tetap terbatas, sebagian karena beberapa ranjau mungkin telah hanyut atau tidak tercatat dengan benar saat dipasang.

Laporan tersebut mencatat bahwa menyingkirkan ranjau laut jauh lebih sulit daripada memasangnya, dan baik Iran maupun AS tidak memiliki kemampuan pembersihan ranjau yang cepat dan memadai.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan selat itu akan tetap terbuka "dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis," sebuah pernyataan yang ditafsirkan oleh pejabat AS sebagai merujuk pada kesulitan dalam menemukan dan membersihkan ranjau.

Masalah itu diperkirakan akan menjadi bagian dari pembicaraan yang sedang berlangsung di Pakistan antara pejabat Iran dan delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, karena Washington telah mendorong pembukaan kembali selat tersebut secara "lengkap, segera, dan aman."

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Media: Iran terkendala buka Selat Hormuz akibat ranjau yang hilang



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026