
Kompetisi Inovasi Industri BRICS 2026 dukung transformasi industri RI

Jakarta (ANTARA) - BRICS Industrial Innovation Contest 2026 diharapkan mampu mendorong peningkatan industri Indonesia serta mendukung realisasi visi nasional Indonesia Emas 2045.
Direktur Promosi Wilayah Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Cahyo Purnomo dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat menyatakan Indonesia saat ini dalam tahap untuk mempercepat revolusi industri baru sehingga sangat membutuhkan teknologi dan konsep inovasi yang maju.
Ajang tersebut menandakan kerja sama inovasi antara Indonesia dan China di bawah kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru.
Cahyo mengharapkan melalui kompetisi itu dapat menggali lebih banyak proyek inovasi lokal yang unggul, sekaligus menarik lebih banyak teknologi dan investasi dari China.
Kompetisi yang dibuka secara resmi di Jakarta, Kamis (7/5) itu diselenggarakan oleh Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China dan dilaksanakan oleh China Datang Corporation Overseas Investment Co.,Ltd.
Kompetisi itu juga didukung oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Perindustrian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Kamar Dagang China di Indonesia, dan General Technology BRICS (Xiamen) Investment Development Co.,Ltd.
Bertema "Inovasi dan Pengembangan BRICS: Mempercepat Revolusi Industri Baru", kompetisi pada 2026 ini berfokus pada empat bidang utama pengembangan di Indonesia, yakni kecerdasan buatan (AI), industri hijau, low altitude technology, dan elektronika energi.
Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari mengatakan BRIN selalu berkomitmen untuk mendorong transformasi hasil penelitian lokal dan kerja sama internasional.
Menurut dia, empat bidang utama dalam kompetisi itu sejalan dengan prioritas penelitian BRIN saat ini.
Ia mengharapkan melalui kompetisi ini, dapat menggali lebih banyak proyek penelitian lokal yang unggul, mendorong kerja sama penelitian antara Indonesia dan China serta mempercepat pengembangan inovasi Indonesia.
Sementara, Staf Ahli Bidang Penguatan Kemampuan Industri Dalam Negeri Kementerian Perindustrian Adie Rochmanto Pandiangan mengharapkan kompetisi itu akan memberikan vitalitas baru bagi inovasi industri Indonesia, membantu perusahaan lokal untuk mengakses teknologi maju internasional, mempercepat peningkatan industri Indonesia, dan memberikan dukungan kuat bagi revolusi industri baru Indonesia.
Sedangkan, Direktur Departemen Bisnis Internasional China Datang Corporation Ltd, menyampaikan China Datang Corporation akan terus meningkatkan investasi di Indonesia, menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat lokal serta mencetak lebih banyak tenaga profesional di bidang energi.
China Datang Corporation mengharapkan melalui kompetisi itu sebagai jembatan untuk menghubungkan sumber daya inovasi China dan Indonesia, membantu proyek inovasi Indonesia dalam mengakses modal, teknologi, dan pasar internasional serta mendukung pembangunan kemitraan BRICS untuk Revolusi Industri Baru.
Diketahui, kompetisi tersebut mengundang 10 ahli terkemuka dari Indonesia dan global sebagai juri.
Kompetisi itu menarik hampir 100 proyek dari Indonesia. Setelah penyaringan awal, 52 tim unggulan maju ke tahap presentasi langsung. Nantinya, terdapat dua proyek unggulan dari setiap bidang yang akan direkomendasikan ke final global di Xiamen, China dengan membawa visi Indonesia Emas 2045.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kompetisi Inovasi Industri BRICS 2026 dukung transformasi industri RI
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
