Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Anggota APEC bertemu di Shanghai, persiapkan agenda untuk KTT

Senin, 18 Mei 2026 18:12 WIB
Image Print
Pertemuan Pejabat Senior (Senior Officials' Meeting atau SOM) APEC 2026 di Shanghai, Senin (18/5/2026). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Shanghai (ANTARA) - Perwakilan anggota Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) bertemu di Shanghai untuk mempersiapkan agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC yang akan berlangsung pada November 2026.

"Hari ini, estafet Tahun APEC China telah beralih ke Shanghai. Pertemuan Pejabat Senior kali ini merupakan pertemuan yang menghubungkan tahap sebelumnya dengan tahap berikutnya," kata Wakil Menteri Luar Negeri Eksekutif China Ma Zhaoxu saat membuka Pertemuan Pejabat Senior (SOM) APEC di Shanghai, Senin.

SOM APEC tersebut adalah yang kedua kalinya di China dan berlangsung pada 18-19 Mei 2026. SOM APEC 2026 pertama berlangsung pada 1-10 Februari 2026 di Guangzhou, Provinsi Guangdong yang dihadiri Menteri Luar Negeri China Wang Yi untuk menyampaikan sambutan sekaligus sebagai pertemuan remsi pertama dengan China sebagai tuan rumah.

Dalam SOM APEC Shanghai tersebut, Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kementerian Luar Negeri RI Santo Darmosumarto.

"Kita akan meninjau kemajuan yang telah dicapai sepanjang paruh pertama tahun ini, memperinci desain hasil, merangkum capaian awal, serta meletakkan dasar yang kuat bagi berbagai kegiatan penting pada paruh kedua tahun ini, khususnya untuk hasil Pertemuan Informal Para Pemimpin," tambah Ma.

Ma menyebut dalam Pertemuan Pejabat Senior Informal di Shenzhen, anggota APEC ingin membangun komunitas Asia-Pasifik dan mendorong kemakmuran bersama sebagai tujuan penyelenggaraan APEC 2026.

"Kita juga menetapkan tiga bidang prioritas, yaitu keterbukaan, inovasi, dan kerja sama, yang secara resmi membuka rangkaian Tahun APEC China," kata Ma.

Sementara itu, dalam SOM APEC di Guangzhou, Ma menyebut Menteri Luar Negeri Wang Yi mendorong semua pihak untuk bekerja sama guna memastikan Pertemuan Para Pemimpin menghasilkan daftar capaian yang bermakna.

"Para anggota APEC juga menjunjung semangat kerja sama dengan melakukan pembahasan mendalam mengenai perdagangan dan investasi, konektivitas, ekonomi digital, pertumbuhan inovatif, dan bidang-bidang lainnya, serta merumuskan serangkaian gagasan hasil dan rencana kerja. Saya menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan semua pihak dan merasa puas atas kemajuan pekerjaan yang telah kita capai," tambah Ma.

Ma menyebut saat ini, situasi internasional dipenuhi oleh perubahan dan gejolak termasuk unilateralisme dan proteksionisme kembali meningkat, ditambah krisis energi dan pangan semakin memburuk, sehingga membayangi pertumbuhan ekonomi global.

Kawasan Asia-Pasifik disebut mampu mengatasi risiko dan tantangan eksternal serta mempertahankan momentum pembangunan yang relatif cepat. Posisinya sebagai mesin pertumbuhan global pun semakin menonjol.

"Dalam pertemuan APEC tahun lalu, Presiden Xi Jinping secara sungguh-sungguh menyatakan bahwa China akan mengikuti tren perkembangan zaman, mendengarkan aspirasi seluruh anggota, serta bergandengan tangan dengan semua pihak untuk membangun komunitas Asia-Pasifik, sehingga memberikan dorongan baru bagi perdamaian dan pembangunan di kawasan Asia-Pasifik maupun dunia," ungkap Ma.

Ma pun menyebut tema yang diangkat dalam SOM APEC di Shanghai yaitu perdagangan, konektivitas, inovasi, dan pembangunan sangat selaras dengan tiga bidang prioritas penyelenggaraan APEC oleh China tahun ini yaitu keterbukaan, inovasi, dan kerja sama.

"Semua itu terhubung secara efektif dengan Visi Putrajaya 2040 dan saling menopang, menjadi pilar penting bagi pembangunan komunitas Asia-Pasifik. Atas dasar ini, kami akan merancang dokumen hasil Pertemuan Para Pemimpin. Kami berharap semua pihak dapat terus memberikan pandangan yang konstruktif dan sumbangan pemikiran yang berharga melalui diskusi yang aktif," kata Ma.

China menjadi tuan rumah APEC 2026 dengan tema besar "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama". Puncak pertemuan direncanakan pada November 2026 di Shenzhen, provinsi Guangdong.

APEC merupakan forum kerja sama antara 21 entitas ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri pada 1989.

Anggota-anggota APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Peru, Papua Nugini, Russia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam.

Kerja sama di APEC merupakan kerja sama non-politis, ditandai dengan keanggotaan Hong Kong dan Taiwan. Anggota APEC disebut "ekonomi" mengingat setiap anggota saling berinteraksi sebagai entitas ekonomi, dan bukan sebagai negara.

Tujuan utama APEC ini tertuang pada dokumen visi jangka Panjang APEC Putrajaya Vision 2040, yang disepakati pada 2020. Visi ini menggantikan Bogor Goals yang telah menjadi visi jangka panjang APEC sejak tahun 1994.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Anggota APEC bertemu di Shanghai, persiapkan agenda untuk KTT



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026