Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Sedikitnya 23 orang tewas akibat ledakan dekat kereta militer Pakistan

Senin, 25 Mei 2026 21:45 WIB
Image Print
Ledaka di dekat jalur kereta api di provinsi Balochistan, Pakistan (24/5/2026). Ledakan tersebut menghancurkan jendela-jendela di gedung-gedung terdekat, dan keadaan darurat diumu mkan di rumah sakit pemerintah di Quetta. Petugas kereta api melaporkan bahwa kereta Jaffar Express, yang sedang menuju Peshawar, dihentikan di Stasiun Quetta karena alasan keamanan. Anadolu Agency/pri

Islamabad (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat ledakan di dekat kereta khusus personel militer di Quetta, Pakistan, Minggu (24/5), mencapai 23 orang, dengan sekitar 47 lainnya terluka, kata sumber di dinas keamanan Pakistan kepada RIA Novosti.

Kereta tersebut diserang oleh bom mobil.

"Jumlah korban serangan teroris bertambah menjadi 23 orang. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sipil Quetta dan sekitar 47 korban luka juga dibawa ke sana. Ini hanya data awal, operasi penyelamatan masih berlangsung," kata sumber tersebut.

Terdapat lebih dari 336 personel militer di kereta tersebut. Selain itu, sebagian besar korban ledakan itu merupakan perempuan dan anak-anak.

Investigasi awal menunjukkan kereta berhenti untuk instalasi gerbong tambahan bagi keluarga personel militer yang pulang untuk liburan Idul Adha.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 23 orang tewas akibat ledakan dekat kereta militer Pakistan



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026