Budaya nusantara menjadi pondasi kehidupan berbangsa
Ilustrasi - Dalang bocah asal Solo Saka Rayi Hutama (tengah) menampilkan keahliannya mendalang dengan lakon Nggeguru pada acara Temu Dalang Bocah Nusantara di Pendopo Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, Selasa (18/7/2023). Acara yang diikuti sebanyak 119 dalang bocah di Indonesia tersebut untuk melestarikan keberadaan wayang pada masyarakat. ANTARAFOTO/Maulana Surya/rwa.
Hilmar, dalam rilis pers, Sabtu, mengatakan bahwa pemerintah memiliki program untuk merangkai dan memperkuat kebudayaan agar tidak hilang di kalangan anak muda.
"Di kami sering menyebut dengan olah rasa. Pelestarian Budaya leluhur dengan melibatkan semua kalangan hingga tingkat warga, RT, RW dan desa akan bisa saling menguatkan dan generasi muda harus ikut nimbrung," ucap dia.
Sementara itu, Koordinator Nawasena, Wulandari Sawitri Candra Wila menilai budaya leluhur perlu dilestarikan mulai dari tingkat desa hingga terus bergerak ke seluruh Indonesia.
Pihaknya akan berupaya menggelar penguatan budaya leluhur ke pelosok negeri agar lebih dikenal di kalangan generasi Z (gen Z) perkotaan.
"Iya berawal dari desa budaya itu dilestarikan, saya masih ingat pernyataan Beliau (Presiden Joko Widodo), DNA kita ada seni dan budaya. Sebanyak 714 suku dengan ciri khas masing-masing. Dan ini akan menjadi sebuah energi," ujar Wulandari dalam acara Hajat Lembur Kampung Babakan Jawa di Rancaekek, Jawa Barat, Sabtu (29/7).
Wulandari menilai meminta gen Z untuk tidak meninggalkan budaya leluhur bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, tokoh masyarakat, budayawan dan pemangku kebijakan baik daerah maupun pusat.
Dalam pelaksanaan Hajat Lembur yang berlangsung 27 hingga 29 Juli 2023 di kampung Babakan Jawa Barat, itu, para gen Z hanya diberikan kesempatan untuk bermain permainan tradisional atau dolanan dan tidak diperkenankan menggunakan telepon selular.
Tokoh muda alam Jabar, Ipang Gajayana, berharap kolaborasi seni budaya peninggalan leluhur dalam Hajat Lembur dapat diterima dan dilestarikan oleh gen Z, terutama di Jawa Barat.
Adanya mainan tradisional dan kesenian khas Sunda di acara tersebut mendapatkan respon yang positif dari peminatnya.
"Ada mainan tradisional, kesenian khas Sunda seperti Karinding, Calung Sungkeman, dan Ruwat Jagat, dan di luar ekspektasi kami, ternyata peminatnya membludak," kata Ipang.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Budaya nusantara harus jadi pondasi kehidupan berbangsa
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Berita ANTARA siap dukung pelestarian warisan budaya lewat pemberitaan
24 April 2026 17:01 WIB
Gebyar Nusantara KBRI Kuala Lumpur ajang promosi budaya eratkan Indonesia-Malaysia
30 November 2024 19:53 WIB, 2024
Belanda kembali memulangkan ratusan objek budaya Nusantara ke Tanah Air
20 September 2024 15:41 WIB, 2024
Festival Harmoni Budaya Nusantara hidupkan budaya lokal di Ibu Kota Nusantara
06 September 2024 11:25 WIB, 2024
Festival Etnik Situbondo 2023 di Jawa Timur tampilkan seni budaya Nusantara
23 November 2023 5:27 WIB, 2023
Terpopuler - Wisata dan Kuliner
Lihat Juga
Menteri Pariwisata sampaikan duka cita atas insiden kecelakaan kapal wisata di Bengkulu
12 May 2025 16:46 WIB, 2025