10 DVD kasus Kim Jong Nam di Mahkamah Tinggi
Rabu, 24 Januari 2018 21:18 WIB
Puluhan pasukan bersenjata Polisi Diraja Malaysia (PDRM) atau Special Task Force On Organised Crime (STAFOC) mengawal ketat Siti Aisyah (26) saat meninggalkan Mahkamah Tinggi Shah Alam. (Foto ANTARA / Agus Setiawan) (1) (1/)
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Sebanyak 10 cakram DVD rekaman CCTV terkait peristiwa pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam, disampaikan di sidang Mahkamah Tinggi Shah Alam, Rabu.
DVD yang berisikan lebih dari 70 klip disampaikan pihak pendakwa ketika melakukan pemeriksaan utama ke atas saksi ke-31, yaitu petugas keamanan CCTV Gateway KLIA 2 di Lapangan Terbang Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2), Syed Fakhruzaman Mohd Mokhtar (45).
Syed Fakhruzaman memberikan keterangan dalam perbicaraan terhadap tertuduh Siti Aisyah (26) warga Indonesia dan warga Vietnam, Doan Thi Huong (29), yang didakwa membunuh Kim Jong Nam bersama-sama empat lagi individu yang masih bebas di Keberangkatan KLIA 2, Sepang kira-kira jam 09.00 pagi, 13 Februari 2017.
Fakhruzaman yang bertanggungjawab membuat salinan rekaman CCTV ke dalam DVD tersebut membenarkan barang tersebut terkait kasus ketika menjawab pertansoalan Timbalan Pendakwa Raya, Syed Farid Syed Ali, pada sesi pemeriksaan utama.
"Setelah pihak polisi berhasil mengetahui jejak rekaman, saya kemudian membuat satu folder file di dalam komputer sebelum menyalin ke dalam DVD yang diberikan oleh pihak polisi," katanya.
Ketika proses itu dijalankan, lanjut Fakhruzaman, pihaknya membenarkan bahwa semua DVD itu berada dalam keadaan baik dan dirinya sendiri yang mengendalikan komputer tersebut.
"Semua rakaman itu dilihat di bilik CCTV KLIA 2 di lantai satu," katanya.
Dia kemudian menyerahkan semua DVD itu secara berjenjang kepada pegawai penyelidik di antara 13 Februari dan 21 Februari tahun lalu.
Dalam proses tersebut semua klip video dalam DVD tersebut turut dimainkan dan disahkan oleh saksi.
Syed Fakhruzaman turut menbenarkan mengenai beberapa dokumen melibatkan penyerahan DVD terkait kepada pihak polisi.
Sidang yang dipimpin oleh Hakim Datuk Azmi Ariffin akan dilanjutkan Senin.
DVD yang berisikan lebih dari 70 klip disampaikan pihak pendakwa ketika melakukan pemeriksaan utama ke atas saksi ke-31, yaitu petugas keamanan CCTV Gateway KLIA 2 di Lapangan Terbang Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2), Syed Fakhruzaman Mohd Mokhtar (45).
Syed Fakhruzaman memberikan keterangan dalam perbicaraan terhadap tertuduh Siti Aisyah (26) warga Indonesia dan warga Vietnam, Doan Thi Huong (29), yang didakwa membunuh Kim Jong Nam bersama-sama empat lagi individu yang masih bebas di Keberangkatan KLIA 2, Sepang kira-kira jam 09.00 pagi, 13 Februari 2017.
Fakhruzaman yang bertanggungjawab membuat salinan rekaman CCTV ke dalam DVD tersebut membenarkan barang tersebut terkait kasus ketika menjawab pertansoalan Timbalan Pendakwa Raya, Syed Farid Syed Ali, pada sesi pemeriksaan utama.
"Setelah pihak polisi berhasil mengetahui jejak rekaman, saya kemudian membuat satu folder file di dalam komputer sebelum menyalin ke dalam DVD yang diberikan oleh pihak polisi," katanya.
Ketika proses itu dijalankan, lanjut Fakhruzaman, pihaknya membenarkan bahwa semua DVD itu berada dalam keadaan baik dan dirinya sendiri yang mengendalikan komputer tersebut.
"Semua rakaman itu dilihat di bilik CCTV KLIA 2 di lantai satu," katanya.
Dia kemudian menyerahkan semua DVD itu secara berjenjang kepada pegawai penyelidik di antara 13 Februari dan 21 Februari tahun lalu.
Dalam proses tersebut semua klip video dalam DVD tersebut turut dimainkan dan disahkan oleh saksi.
Syed Fakhruzaman turut menbenarkan mengenai beberapa dokumen melibatkan penyerahan DVD terkait kepada pihak polisi.
Sidang yang dipimpin oleh Hakim Datuk Azmi Ariffin akan dilanjutkan Senin.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasangan ganda campuran Faza/Aisyah siap tampil lepas dalam debut di Malaysia Open 2025
06 January 2026 10:15 WIB
Keputusan permohonan dapatkan rekaman percakapan saksi kasus Kim Jong Nam 18 Desember
15 December 2018 4:41 WIB, 2018
Terpopuler - Headlines
Lihat Juga
Pengurus Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura 2025-2027 dilantik di Selangor
27 July 2025 20:07 WIB
Sekretaris PM: Protes terhadap kepemimpinan Anwar Ibrahim hanya manuver politik
21 July 2025 11:01 WIB