Presiden Prabowo perintahkan listrik menyala di Aceh, Sumut, Sumbar Minggu

id prabowo subianto,presiden prabowo,seskab teddy,teddy indra wijaya,bencana di sumatera,penanganan bencana sumatera,bantua

Presiden Prabowo perintahkan listrik menyala di Aceh, Sumut, Sumbar Minggu

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai penanganan dampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di kediaman pribadinya, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/12/2025). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memastikan sambungan listrik kembali pulih di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat paling lambat Minggu malam.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/12) malam, menjelaskan perintah tersebut diberikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dan pimpinan dewan di kediaman pribadi Presiden, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Seskab) Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/12) malam, menjelaskan perintah tersebut diberikan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dan pimpinan dewan di kediaman pribadi Presiden, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Di Sumatera Barat, listrik sudah hampir sepenuhnya menyala, sementara di Sumatera Utara masih ada beberapa titik, seperti di Langkat dan Tapanuli, yang listriknya belum menyala. Hal serupa juga terjadi di beberapa daerah di Aceh. Presiden juga memerintahkan agar paling lambat besok malam, listrik sudah menyala sepenuhnya," ujar Seskab Teddy menjelaskan perintah Presiden Prabowo kepada jajarannya dalam rapat terbatas tersebut.Seskab Teddy menjelaskan perintah Presiden Prabowo kepada jajarannya dalam rapat terbatas tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga memerintahkan agar jalan menuju wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor segera dipulihkan.

"Presiden Prabowo memerintahkan agar seluruh akses jalan di wilayah terdampak bencana segera dipulihkan, jembatan sementara segera dibangun, dan listrik segera dinyalakan. Selain itu, pasokan bahan bakar harus tersedia dengan cepat, dan kebutuhan logistik harus tercukupi, bukan kurang," ujar Seskab Teddy.

Presiden Prabowo secara khusus juga memberikan instruksi untuk pemulihan jalur darat di beberapa daerah yang saat ini masih terputus aksesnya, antara lain di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Bener Meriah.

"Jalur ini harus segera disambungkan," ujar Presiden Prabowo sebagaimana disampaikan oleh Seskab Teddy.

Terakhir, Presiden Prabowo juga menyatakan akan meninjau kembali wilayah terdampak bencana, serta senantiasa memantau situasi di lapangan dari waktu ke waktu.

Beberapa pejabat yang hadir dalam rapat terbatas di Hambalang hari ini, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Banjir bandang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada Selasa, 25 November 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dalam situs resminya, melaporkan data terakhir per 6 November 2025, jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra hingga Rabu mencapai 914 jiwa, sementara 389 jiwa masih dinyatakan hilang.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Antaranews.com dengan judul: Prabowo perintahkan listrik masuk ke Aceh, Sumut, Sumatera Minggu

Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.