
Menlu: Lawatan Prabowo ke Prancis penuhi undangan Macron yang tertunda

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pekan ini, yang bertepatan dengan hari Idul Adha, dilaksanakan dalam rangka memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sempat tertunda.
“Kunjungan ini untuk memenuhi undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda,” kata Sugiono dalam pernyataan yang disiarkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan, undangan untuk berkunjung kembali ke Prancis disampaikan oleh Macron saat menerima kunjungan terakhir Prabowo di Paris bulan lalu.
Kala itu, Presiden Macron mengusulkan kembali waktu kunjungan pada akhir Mei, yang kemudian dilakoni Prabowo pada pekan ini. Sugiono menyebut Macron sempat mengusulkan tanggal lain untuk kunjungan kenegaraan.
“Karena sudah diajukan dua kali, Pak Presiden memenuhi undangan ini dan hadir di Paris dalam rangka kunjungan kerja sebagai balasan atas kunjungan Presiden Macron ke Indonesia,” demikian Sugiono.
Dalam jumpa pers di Jakarta pada 22 April, Menlu RI mengungkapkan Presiden Prabowo akan kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Paris pada 14 April untuk bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama di berbagai bidang yang dinilai perlu diintensifkan.
Salah satu kerja sama yang dibahas dalam pertemuan April itu adalah sektor industri pertahanan, mengingat Indonesia membeli alat-alat utama sistem senjata (alutsista) dari Prancis.
Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada penguatan kerja sama pendidikan, khususnya di bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM), guna mendukung transfer teknologi dan peningkatan penguasaan teknologi atas alutsista yang dimiliki.
Adapun sebelum kunjungan pada April dan Mei ini, dua kunjungan Prabowo ke Prancis dilakukan pada 14 Juli 2025 untuk menghadiri Parade Militer Hari Nasional Prancis (Bastille Day) serta pada 23 Januari 2026 untuk memperkuat hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menlu: Lawatan Prabowo ke Prancis penuhi undangan Macron yang tertunda
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
