Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

China soroti langkah Jepang bentuk badan intelijen baru

Jumat, 29 Mei 2026 07:27 WIB
Image Print
Arsip foto - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning. /ANTARA/Anadolu/py.

Istanbul (ANTARA) - China, Kamis (28/5) menyatakan kekhawatiran atas langkah Jepang membentuk dewan intelijen nasional baru, demikian menurut laporan media pemerintah.

Parlemen Jepang, Rabu (27/5) melalui pemungutan suara mayoritas, mengesahkan undang-undang untuk membentuk badan yang bertujuan memperkuat kemampuan intelijen pemerintah tersebut.

Dewan itu akan dipimpin langsung oleh perdana menteri Jepang, dengan biro intelijen nasional sebagai pelaksana operasional, sekaligus menyatukan fungsi-fungsi intelijen Jepang yang sebelumnya terpisah di bawah satu komando terpadu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning, seperti dikutip kantor berita Xinhua, mengatakan Beijing mencermati perkembangan terkait yang memicu kontroversi dan keraguan baik di dalam maupun luar Jepang.

"Secara historis, badan-badan intelijen Jepang membantu meletakkan dasar bagi militerisme Jepang dan perang agresinya, serta melakukan tak terhitung kejahatan terhadap negara-negara tetangga di Asia dan rakyat Jepang sendiri," kata Mao.

Mao juga mendesak para pemimpin Jepang untuk "mengambil pelajaran dari sejarah dan bertindak secara hati-hati."

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: China soroti langkah Jepang bentuk badan intelijen baru



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026