Wan Azizah sampaikan duka cita banjir di Indonesia

id Wan Azizah,Banjir Jakarta

Wan Azizah sampaikan duka cita banjir di Indonesia

Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad (kiri) didampingi Wakil PM Dr. Wan Azizah Wan Ismail mengadakan jumpa pers di Kantor Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) atau Komisi Pemberantasan Korupsi Kualalumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu. ANTARA/Agus Setiawan/aa

Kuala Lumpur (ANTARA) - Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr. Wan Azizah Ismail menyatakan turut berdukacita dengan terjadinya musibah bencana banjir di Indonesia.

Ucapan mantan Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) tersebut disampaikan melalui akun Twitter-nya di Kuala Lumpur, Kamis (2/1) malam.

"Takziah buat negara tetangga Indonesia yang diuji dengan bencana banjir besar yang mengorbankan puluhan nyawa," kata Dr. Wan Azizah Ismail.

Istri Presiden PKR Anwar Ibrahim tersebut menyatakan ikut berdoa agar keadaan kembali pulih.

"Saya berdoa semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik seperti biasa dan rakyat Indonesia teguh dalam harapan mereka," katanya..

Pada kesempatan tersebut, Wan Azizah juga menautkan berita BBC London Seksi Indonesia dengan judul "Banjir Jakarta dan sekitarnya: Daerah di bantaran sungai segera dikosongkan, air bah bisa datang tiba-tiba".

Postingan Wan Azizah tersebut hingga Jumat pukul 01.25 mendapatkan 32 retweet dan 121 likes.

@SuherjatiSuher1 menjawab Syukron yaa ukhti fillah @drwanazizah ...semoga kami sabar menghadapi semua bencana.

Akun @NabilahudaM menjawab Subhanallah baru Minggu lepas pulang dari Jakarta.

Akun @zulfikri_fahmi1 mengatakan @drwanazizah makasih banyak ???? semoga ke depannya tak 'kan terulang.

Selama ini Wan Azizah Ismail selalu memberikan ucapan setiap kali terjadi bencana di Indonesia, termasuk saat bencana Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu. Dia mengirimkan bantuan ke Indonesia.

Banjir di Jabotabek juga mendapat perhatian media Malaysia, seperti Astrowani, Sinar Harian, dan MalaysiaKini.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar