Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Presiden Resmikan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia

Senin, 7 April 2014 19:00 WIB
Image Print
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Indonesia Peace and Security Center (IPSC) Sentul di Kabupaten Bogor. Foto: Antara/Andika Wahyu

Jakarta, (AntaraKL) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Pusat Perdamaian dan Keamanan Indonesia (Indonesia Peace and Security Centre/IPSC) di Sentul, Jawa Barat, Senin sore (7/4).

Presiden Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan dihadiri Wakil Presiden Boediono beserta istrinya, Herawati Boediono, mantan Wakil Presiden Try Sustrisno dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesi Bersatu II di antaranya Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh.

"Kita harapkan dengan pendirian ini Indonesia memberikan kontribusi lebih besar dalam menjaga ketertiban dunia dan perdamaian dunia sesuai dengan konstitusi kita UUD 1945," kata Presiden yang meresmikan kawasan tersebut dengan memencet tombol sirene dan menandatangani delapan prasasti.

IPSC mulai dibangun pada 2011 terletak di Bukit Merah Putih, Sentul, Bogor, Jawa Barat di lahan seluas 261,569 hektare dengan dana alokasi sebesar Rp1,643 triliun dari 2010 hingga 2011.

Dalam kawasan tersebut terdapat tujuh fasilitas utama yaitu, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Markas Komando Pasukan Siaga Operasi TNI, Universitas Pertahanan Indonesia, Komite Olahraga Militer Indonesia dengan penanggungjawab anggaran Kementerian Pertahanan.

Pusat Pelatihan Penanggulangan Terorisme dan Deradikalisasi dengan penanggung jawab anggaran Badan Nasional Penanggulangan Terorrisme (BNPT), Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana dengan penanggung jawab anggaran Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).

Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan penanggung jawab anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara pembangunan fasilitas jalan dan jembatan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Selain itu juga melengkapi fasilitas tersebut, dilakukan penghijauan dengan penanaman pohon sebanyak 114.641 batang pohon yang terdiri dari 43 macam jenis tanaman, pembangunan tiga buah danau yang berfungsi sebagai resapan sekaligus daerah latihan di Wilayah PMPP TNI, BNPT dan Universitas Pertahanan.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan dalam pengelolaan instalasi strategis nasional IPSC tersebut, telah ditandatangani kesepakatan bersama antara Kementerian Pertahanan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BNPT dan BNPB. (M Arif Iskandar/sh)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026