Magelang gelar festival kuliner upaya tarik wisatawan

id Magelang gelar festival kuliner upaya tarik wisatawan

ilustrasi Salah satu bentuk dan penyusunan nasi tumpeng. Nasi yang biasanya diberi pewarna kuning dari kunyit dibentuk menjadi gunungan dan diimbuhi berbagai lauk-pauk dan pelengkap lain. Komposisi dan jenis penyusun sangat fleksibel tergantung pada

Magelang (AntaraKL) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menyelenggarakan festival kuliner di Lapangan drh Soepardi dalam upaya menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Edy Susanto di Magelang, Kamis, mengatakan festival kuliner berlangsung 24-26 Maret 2016.

Selain festival kuliner, kegiatan bertajuk "Fiesta Kota Mungkid" tersebut juga memamerkan hasil produk UKM dari 21 kecamatan dan lomba mengolah makanan berbahan lokal.

Kegiatan tersebut diikuti 131 stan, 41 di antaranya stan kuliner, stan dari 21 kecamatan, enam stan kria dan sembilan stan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Edy mengatakan Kabupaten Magelang memiliki bermacam potensi pariwisata. Event ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Ia menuturkan kunjungan wisata kuliner erat kaitannya dengan perekonomian di masyarakat.

Selain kuliner dan pameran kretif, katanya, selama tiga hari tersebut ditampilkan kesenian tradisional, dan band lokal maupun kolaborasi dengan artis ibu kota. Pada penutupan, Sabtu (26/3) malam dilangsungkan pesta kembang api.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengatakan pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Kabupaten Magelang, selain pertanian dan industri.

Ia mengatakan jenis wisata yang dikembangkan beragam, salah satunya dalam HUT ke-32 Kota Mungkid ini benar-benar dikonsep sebuah fiesta sebagai sarana menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia berharap produk kreatif yang dihasilkan sebisa mungkin tidak hanya dipasarkan tingkat domestik, namun sampai pasar international.

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar