Round-up - Kerja keras para atlet disabilitas berbuah kepingan emas

id asean para games,apg,atlet disabilitas Oleh Irwan Suhirwandi

Round-up - Kerja keras para atlet disabilitas berbuah kepingan emas

Atlet balap kursi roda Maria Goreti berselebrasi seusai memenangi pada final balap kursi roda 200 meter putri ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/8/2022). ANTARAFOTO/Maulana Surya/YU

Jakarta (ANTARA) - Kerja keras tak kenal menyerah yang dilakukan atlet-atlet penyandang disabilitas Indonesia berbuah kepingan emas dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada hari keempat penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di beberapa kota di Jawa Tengah, Selasa.

Tim para-renang Indonesia menambah perolehan tiga medali emas ASEAN Para Games 2022 pada perlombaan hari kedua cabang tersebut yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.

Berdasarkan data pada laman APG 2022, total ada penambahan delapan medali bagi Indonesia dari para-renang pada hari kedua, terdiri atas tiga emas, dua medali perak, dan tiga perunggu.

Tiga medali emas, masing-masing diraih oleh Fajar Nur Hadianto di nomor 50 meter gaya dada putra SB4 dan Syuci Indriani di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri S14.

Lalu, pada nomor estafet 4x100 meter gaya ganti atau campuran putra S14 yang menerjunkan empat perenang, yakni Fathur Rizky Moreno, Daniel Nugroho Wijayanto, Aldi Tri Septian, dan M Tauhidi Fatahillah.

Dengan hasil tersebut, total perolehan sementara dari para-renang pada APG 2022 adalah 31 medali, yakni 10 emas, 11 medali perak, dan 10 medali perunggu.

Pada nomor estafet 4x100 meter gaya ganti atau campuran putra S14 Tauhidi Fatahillah menjadi penentu tim Indonesia sukses meraih medali emas para-renang.

Indonesia menerjunkan empat perenang, yakni Fathur Rizky Moreno, Daniel Nugroho Wijayanto, Aldi Tri Septian, dan M Tauhidi Fatahillah.

Berlomba di Stadion Jatidiri Semarang, harapan Indonesia meraih emas sempat pudar kala perenang ketiga masih tertinggal dengan jarak cukup jauh dari perenang Thailand.

Namun, Tauhidi yang kebagian berenang terakhir langsung membayar tuntas dengan mengejar lawan secepat kilat dan memenangi perlombaan.
 

Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2022