Desa asal Harris di India rayakan keunggulan Biden pada Pilpres AS

id cawapres AS Kamala Harris,pemilu amerika serikat,joe biden,partai demokrat,india

Desa asal Harris di India rayakan keunggulan Biden pada Pilpres AS

Para warga berdoa di kuil untuk kemenangan calon wakil presiden Amerika Serikat dari Demokrat, Kamala Harris, di Desa Thulasendrapuram, tempat kakek Harris dari pihak ibu lahir dan tumbuh, di selatan negara bagian Tamil Nadu, India, Kamis (4/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/P. Ravikumar/foc/cfo

Thulasendrapuram, India (ANTARA) - Penduduk desa di India, tempat Kamala Harris berasal, pada Kamis melukis slogan di jalan-jalan berisi harapan kemenangannya, sementara Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat dalam pemilihan presiden Amerika Serikat semakin mendekati Gedung Putih.

Desa Thulasendrapuram, yang terletak sekitar 320 kilometer di selatan Chennai, adalah tempat kakek dari pihak ibu Harris lahir lebih dari satu abad yang lalu.

“Dari kemarin kami heboh dengan hasil akhirnya. Sekarang, kami mendengar berita positif. Kami menunggu untuk merayakan kemenangannya," kata Abirami, warga Thulasendrapuram.

Banyak tetangganya menonton informasi terkini soal penghitungan suara pemilu AS di ponsel mereka.

Desa hijau yang subur di selatan negara itu juga telah dihiasi poster Harris, dan doa yang dipanjatkan di kuil Hindu setempat.

Biden memimpin penghitungan suara dan telah diperkirakan akan menang di negara bagian yang diperebutkan dengan ketat --termasuk Arizona, Georgia, Nevada, dan North Carolina--- yang masih menghitung suara dan membuat hasil pemilihan belum pasti.

Kakek Harris, PV Gopalan, dan keluarganya pindah ke Chennai hampir 90 tahun yang lalu. Dia pensiun di sana sebagai pejabat tinggi pemerintah.

Harris, yang lahir dari seorang ibu India dan ayah Jamaika yang sama-sama berimigrasi ke AS untuk belajar, mengunjungi Thulasendrapuram ketika dia berusia lima tahun dan berulang kali teringat saat berjalan-jalan dengan kakeknya di pantai Chennai.


Sumber: Reuters 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar