Kisah nelayan dari Natuna yang sempat ditangkap polisi Malaysia

id Nelayan ditangkap polisi Malaysia,Nelayan Natuna,Konjen RI,Batam,Kepri Oleh Ilham Yude Pratama

Kisah nelayan dari Natuna yang sempat ditangkap polisi Malaysia

Kusnadi (tengah) diantar Konjen RI Kuching Raden Sigit Witjaksono (batik cokelat nomor dua dari kiri) bersama pejabat Pemerintah Provinsi Kepri saat tiba di Batam. ANTARA/Yude

Karena kapal itulah satu-satunya (alat) mata pencaharian saya

Pada tanggal 3 Februari dia sudah dinyatakan bebas dan KJRI langsung menjemput Kasnadi untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Sigit mengingatkan Kasnadi agar ke depan tidak melakukan kelalaian serupa.


Sosialisasi wilayah kemaritiman

Dengan adanya kejadian itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad  berjanji mendorong pemerintah kabupaten/kota agar memasifkan sosialisasi letak garis perbatasan kepada para nelayan.

"Pada rapat koordinasi kepala daerah setiap 3 bulan sekali, akan kita masukkan materi itu," kata Gubernur Ansar.

Ia berterima kasih kepada Konjen RI Kuching dan pemerintah Malaysia karena sudah mau memulangkan Kasnadi kepada keluarganya.

Gubernur mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab memberikan sosialisasi letak garis perbatasan itu kepada warganya, terutama nelayan.

Dengan demikian maka kejadian yang dialami Kasnadi tidak akan terulang pada nelayan yang lain. 

Pengetahuan letak garis perbatasan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap nelayan sebelum mereka melaut.

Baca juga: Pemerintah akan jadikan Natuna destinasi wisata baru
Baca juga: Anggota Komisi I DPR apresiasi ketegasan pemerintah tentang Natuna


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kisah nelayan Natuna yang sempat ditangkap polisi Malaysia