Putrajaya, lebih dari ibukota pemerintahan

id putrajaya,Road To Agro Tourism,Agrowisata

Masjid Putra dengan latar belakang Kantor Perdana Menteri Perdana Putra (Foto ANTARA / Agus Setiawan) (1)

"Kami terus melakukan promosi destinasi di Kuala Lumpur dan Putrajaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," ujar Presiden Majelis Pelancongan Malaysia (MTC), Uzaidi Udanis.
Mereka yang belum pernah mengunjungi kota ibukota pemerintahan Malaysia, Putrajaya, mungkin mengira kalau kota tersebut hanya didesain sebagai pusat pemerintahan semata namun faktanya kota ini memiliki fasilitas yang menakjubkan.

Yang menakjubkan adalah gedung-gedung pemerintahan yang dibangun artistik dan modernis, taman-taman kota yang indah, masjid-masjid yang megah dan menawan serta fasilitas-fasilitas hiburan yang menyenangkan.

Padahal bila dikenang ke belakang, kota ini dahulunya merupakan kawasan ladang kelapa sawit dan ladang getah namun kini telah berubah menjadi kota yang masyhur dan moderen.

Dengan beberapa kawasan terencana yang di kenal sebagai presint atau blok, kota yang dibangun mantan Perdana Menteri, Mahathir Muhammad ini sekarang menjadi tempat kantor-kantor pemerintahan persekutuan Malaysia.

Kota ini memiliki 16 presint dan presint pertama ditempati Bangunan Perdana Putra yang merupakan kantor perdana menteri, sejumlah kantor dan kementrian serta Masjid Putra yang dikelilingi danau dan taman.

Pada masa yang sama kota ini juga menawarkan banyak taman dan kawasan rekreasi untuk bergembira ria. Tidak heran kota ini dikenal sebagai Bandar (Kota) Taman Pintar.

Di Dataran Putra yang berlokasi di depan Masjid Putra dan Bangunan Perdana Putra hampir tiap hari dijumpai belasan bus wisatawan berparkir membawa wisatawan yang kebanyakan dari China.

"Kami terus melakukan promosi destinasi di Kuala Lumpur dan Putrajaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," ujar Presiden Majelis Pelancongan Malaysia (MTC), Uzaidi Udanis.

Menuju Putrajaya bisa diakses dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA) I dan II dengan menggunakan kereta api ERL atau KLIA Transit sedangkan dari Kuala Lumpur sendiri sekitar 30 menit.

Kota yang dikelola oleh Perbadanan Putrajaya tersebut berbatasan dengan Negeri Sembilan, Selangor dan Kuala Lumpur setelah melewati jalur tol atau yang biasa disebut lebuh raya.

Dataran Putra dengan bulatan berdiameter 300 meter merupakan sebuah taman yang terbagi kepada empat bagian dengan air yang mengalir dengan tempat pejalan kaki. Air mancur di bagian tengahnya di kelilingi bendera negeri-negeri di Malaysia.

Nampaknya bentuk bintang di atas dataran itu jika di perhatikan dengan teliti sebenarnya ada tiga bintang. Bintang paling besar di bagian paling luar mewakili 11 buah negeri yang di bentuk semasa kemerdekaaan pada 1957.

Bintang sebanyak 13 di bagian tengah menggambarkan 13 buah negeri yang membentuk Malaysia pada 1963.

Bintang sebanyak 14 yang terletak paling dalam pula menggabungkan penambahan baru yaitu wilayah persekutuan Putrajaya.

Kantor perdana menteri terletak di perdana putra. Bangunan ini mudah di kenali melalui kubah hijaunya. Bangunan ini di hiasi ukiran batu berbentuk bunga kebangsaan Malaysia yaitu bunga raya.

Kantor lain di perdana putra adalah Kantor Wakil Perdana Menteri, Kantor Menteri dan Wakil Menteri di jabatan Perdana Mentri, Kantor Sekretaris Negara dan lainnya.

Yang tidak kalah cantiknya adalah Masjid Putra yang dibuat dari granit berwarna mawar dan bergantung pada cahaya matahari dengan warna kubahnya akan berubah ubah menjadi warna merah jambu yang berlainan.

Masjid Putra menghadap Danau Putra Jaya mampu menampung 15.000 orang jamaah. Masjid ini memiliki perpustakaan, Musium Manuskrip Al-Quran, auditorium, ruang pameran dan ruangan untuk seminar.

Tempat-tempat menarik

Putrajaya memiliki 28 tempat-tempat menarik untuk dikunjungi karena itu Malaysia Tourism Council (MTC) menempatkan Kuala Lumpur dan Putrajaya sebagai lokasi "Road to Agrotourism" seri ke 3 untuk mempromosikan tempat-tempat yang menarik dikunjungi.

Taman Warisan Perdana yang berlokasi di Presint 16 merupakan salah satu tempat yang menarik dikunjungi. Dari bukit di lokasi tersebut bisa bisa melihat kediaman Wakil Perdana Menteri dan melihat cara menoreh getah dari pohon dan melihat lateks berubah menjadi kepingan getah.

Taman pertanian yang dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 pagi hingga 19.00 malam tersebut menyimpan 200 jenis koleksi tanaman tradisional Malaysia.

Putrajaya juga memiliki danau (tasik) buatan seluas 650 hektar bernama Tasik Putrajaya.

Danau ini berfungsi sebagai sistem pendingin kawasan, untuk pengangkutan, olah raga air dan aktifitas rekreasi.

Untuk mengelilingi danau buatan sekaligus melihat pemandangan yang indah bisa menaiki boat pelancongan atau "cruise tasik" yang dikelola oleh Marina Putrajaya Sdn Bhd, anggota dari Pulse Group.

Boat ini menawarkan pemandangan menakjubkan terutama saat matahari terbenam.

Banyak pertemuan internasional juga berlangsung di Putrajaya yakni di Pusat Konvensi Antarbangsa atau Putrajaya International Convention Center (PICC) yang mampu menampung 3.000 orang peserta.

Selain memiliki Masjid Putra yang berdampingan dengan Bangunan Perdana Putra, kota ini juga memiliki Masjid Tuanku Zainal Abidin yang memiliki bangunan moderen dengan kubah tanpa menara.

Jalan menuju ke masjid ini menyeberangi sebuah jembatan yang dikenal sebagai Laluan Kiblat dengan lanskap serupa seperti Istana Purba Alhambra di Granada, Spanyol.

Penginapan

Kota Putrajaya juga dilengkapi dengan penginapan berkelas dengan berbagai pilihan bagi pengunjungnya yang ingin berlama-lama di kota tersebut baik karena urusan bisnis, urusan kantor atau liburan bersama keluarga.

"Hotel kami terletak di Presint I Putrajaya. Sebelumnya bernama Putrajaya Shangri La. Alamatnya di Taman Putra Perdana. 25 menit dari Kuala Lumpur International Airport (KLIA)," ujar Direktur Pengembangan Bisnis Pulse Grande Hotel, Yasni Aslinda Muhamad Yasin.

Hotel ini lokasinya sangat strategis bagi mereka yang berkunjung ke Putrajaya termasuk dekat dengan Taman Warisan dan Malaysia Agro Exposition Serdang (MAEPS).

Yasni mengatakan hotelnya memiliki 118 unit kamar deluxe hingga suite yang berlokasi di ketinggian.

Bersebelahan dengan Putrajaya pemerintah setempat juga telah membangun Cyberjaya yang tidak kalah menarik fasilitas yang ada di dalamnya.

Diantara fasilitas menarik di kota tersebut adalah didirikannya Cyberview Resort and Spa.

"Saya biasa mengajak liburan keluarga di tempat ini sehari atau dua hari sebelum kembali bekerja di luar negeri," ujar warga setempat yang ditemui bersama anggota keluarganya.

Salah satu alasannya membawa keluarganya ke tempat tersebut karena dekat dengan Bandar Udara baik Kuala Lumpur International Airport (KLIA) I maupun II.

Cyberview Resort dan Spa terletak di kawasan komersial, bisnis dan teknologi jantung kota Cyberjaya serta hanya 25 menit dari Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) serta hanya 15 menit dari Putrajaya, pusat administrasi pemerintahan federal.

Tempat ini memiliki 112 vila dengan gaya resor dan fasilitas konferensi yang luas yang semuanya dilengkapi dengan internet broadband nirkabel gratis.

"Resor ini juga menawarkan pilihan bersantap di Verandah Pan-Asian Restauran, Bistro Cascata Italian Fusion Restaurant, Restoran Cina Xing Zhu, Karma Bar and Lounge dan Chillax Pool Bar," ujar Asisten Direktur Pemasaran dan Komunikasi, Sooky Au.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar